Langsung ke konten utama

Regret

Aku sudah dapat karmanya
Penyesalan di akhir, aku sudah membuktikannya sendiri
Pembuktian yang membuatku sedih
Sedih-sesedih-sedihnya
Sangat menyesal
Marah, kenapa aku mutusin dia
Takut, takut jika ia tak memberiku kesempatan kedua
Pls, gimme lst chance
Namanya selalu kusebut dalam do'a
Sosoknya selalu ada dalam pikiran
Apa hanya aku yang merindukannya sedangkan ia tidak? Jika ia, biarlah. Aku rela menanggung semuanya atas apa yang telah kuperbuat. Jadi begini.

Waktu itu bulan Oktober musim hujan, hujan rintik-rintik membasahi kota. Aku memutuskan hubungan dengannya entah yang keberapa kali. Dulu, aku sering mutusin dia, tapi dia lagi yang ngajak balikan. Biasalah pacaran anak remaja yang labil. Putus, nyambung, putus, nyambung. Tapi kali ini aku mutusin dia karena alasan yang masih kabur. Pokoknya aku mau putus dari dia. Cuma karena kedua sahabtku jomblo, dan aku ngerasa jomblo lebih enak. Bodoh? Kuakui iya. Setelah putus, besok malamnya dia punya pacar lagi. Ya aku tahu itu dari status bbm dia nama cewek terus display picture dia juga foto cewek. Jelek, masih lebih cantik aku *PleaseStandBy*

Kenapa dia pacaran lagi? Apa itu artinya dia gak sayang sama ku lagi? Bukan! Aku sudah tahu sifatnya. Kami sudah menjalin hubungan 2 tahun lebih dan aku benar-benar tahu bagaimana dirinya. Selalu begitu, jika kami putus, dia selalu pacaran lagi untuk pelampiasan aja. Tapi persetan dengan pelampiasan, akhirnya dia ngajak balikan aku lagi --dulu--

Tapi entah kenapa karena kejadian itu --dia punya pacar lain-- aku langsung emosi dan delete contact dia. Kecuali satu, id line dia masih ada, sengaja gak dihapus juga. Ya sengaja aja.
Selang beberapa hari, aku kangen dia. Kangennn banget. Aku cerita ke temen-temen ku kalo aku gak bisa move on. Aku sepenuhnya masih sayang sama dia. Jadi berhubung hp ku rusak, gak bisa apa-apa, aku minta tolong ke temen ku. Tolong buat bbm ke Sari, temen SMP ku buat ngirimin pin bbm si mantanku. Terus temen ku yang satu lagi bilang, "gue jamin dalam seminggu ini lo bakal balikan." semoga iya!!!
Pas pulang sekolah aku buka laptop, online facebook deh. Nge stalk akun si mantan sampe lama banget. Terus cek obrolan mau ngomong sama si dia siapa tahu dia lagi online. Pas gue cek, ehh kampret, dia online 1 menit yang lalu. Buru-buru aku chat dia "mau ngomong sesuatu.." dan gak ada balesan sampe maghrib. Akhirnya aku sholat dulu.
Banyak banget loh hikmahnya.
Kita harus menghargai apa yang kita punya sekarang
Kita jangan terpengaruh sama orang lain
Jangan labil, jangan kekanak-kanakan, atau childish.
Hmm.. Doain aja aku bisa balikan sama si mantan dan aku janji sama semua orang yang baca ini bahwa aku nggak akan ngecewain dia lagi. Pls, kasi kesempatan..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Don't Waste Your Time!

Almost 1 month of holiday in my first semester. I kinda feel bad for myself cause i don ’ t make my holiday productively. I shouldn ’ t be lazy. I should ’ ve be productive even it ’ s holiday. I just waste my money by hang out with my friend. I should ’ ve learn for my next semester right? Okay, no more regret. Once you ’ ve done it, it ’ ll never be back again. You guys know that time is money right? So, don ’ t waste your time for doing such an useless activity. Be productive so you won ’ t regret it in the future. Don ’ t be like me, fiuhh! What i have to do right now is move on and don ’ t be regret anymore. Cause life must go on. Don ’ t repeat the same mistake in the past, right? Anyway, tomorrow will be the first day of my 2nd semester. Wish me luck, guys! pic source: Saatchi Art Follow my instagram: saniamulia

First Write After 5 Years

 Hi guys, how are you? I don't know what to say, but i feel like, i have to starting to write again publicly after several years being silent. I'm not that kind of silent, don't worry, i still have my freedom of speech and i am in condition where i capable to speak on behalf of myself. First things first, i just wanted to say to my previous version of myself, to my younger self, that right now in 2025, finally you'll be able to be what you want to be. Maybe this time is not good enough for me, i still looking for any opportunity to become a better person, more success, more money, more skill, more knowledge, and many more. But you have to know that maybe half of your prayer, is me right now. At least i have a nice job, nice salary, bad & good co-worker, nice place to live, family, boyfriend that i love so much. To my younger self, do you know that right now we finally have a boyfriend for almost 5 years together and of course we planning to take a more serious step?...

My Journey to Veterinary Medicine

Hai, aku Sania. Disini aku mau sharing ke kalian perjuangan aku dapetin PTN dan jurusan yang aku inginkan. Mulai dari SNMPTN ya! Waktu itu pengecekan nilai, apakah sudah sesuai antara rapot dengan data di SNMPTN. Beberapa hari kemudian, keluarlah hasil seleksi pertama SNMPTN. Saat itu aku nggak mau cepat-cepat cek, aku mau nunggu dirumah. Temen-temen sekelasku udah pada nge-cek. Ada yang lulus dan tidak sedangkan saat itu perasaanku masih campur aduk. Teman-teman yang lain mendesakku untuk melihat hasilnya, tapi aku tetap nggak mau. Jujur, saat itu aku PD banget. Didalam hati aku selalu berpikir, “Aku pasti lulus.” Sampai dirumah, aku buru-buru membuka web dan benar saja. Alhamdulillah aku lulus! Setelah seleksi tahap pertama. Siswa yang lulus sibuk memilih jurusan yang diinginkan. Saat pengisian data untuk SNMPTN. Aku memilih: 1)   Kedokteran Unsyiah 2)   Matematika Unsyiah 3)   Matematika USU Pilihan yang gila memang. Aku seberani itu untuk mengambil dilua...